Potensi kuliner di Sumatera Selatan luar biasa banyaknya. Yang paling terkenal adalah pempek, yang lainnya kemplang, mie celor, model, tekwan, dan pastinya pindang, serta berbagai jenis kue basah.

PengurusPerhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) SumateraSelatansiapmenjadikanprovinsiinisebagaisalahsatudaerahtujuanataudestinasiwisatakulinerterfavorit di dunia.

Alasannya Sumsel memiliki aneka jenis kuliner yang cukup unik dan lezat.

“Menteri Pariwisata Arief Yahya beberapa waktu lalu mengatakan Indonesia sedang menuju destinasi wisata kuliner terfavorit di dunia, dengan mengemas potensi kuliner yang ada, optimistis Sumsel dapat menjadi salah satu daerah andalan menarik banyak wisatawan mancanegara berkunjung,” kata Ketua PHRI Sumatera Selatan, Herlan Aspiudin di Palembang, beberapa waktu lalu

Menurut dia, Provinsi Sumsel dengan 17 kabupaten dan kota memiliki aneka jenis kuliner/makanan tradisional yang memiliki kekhasan tersendiri dari masing-masing daerah.

Salah satu daerah yang cukup dikenal memiliki makanan khas yakni Kota Palembang yang dikenal dengan pempek, kerupuk kemplang, lakso, burgo, pindang, dan nasi minyak.

“Bahkan pempek salah satu makanan tradisional yang menjadi ikon Kota Palembang, selain jembatan Ampera dan Sungai Musi yang selama ini menjadi daya tarik dan tidak pernah terlewatkan oleh wisatawan setiap berkunjung ke daerah ini,” katanya

Herlan menjelaskan, hotel dan restoran milik anggota PHRI Sumsel akan terus didorong untuk mengolah dan mengemas aneka jenis makanan tradisional, baik dari Kota Palembang yang sudah dikenal luas maupun dari daerah lain yang tidak kalah lezatnya namun belum terangkat ke permukaan.

Selain itu, lanjut Herlan, pihaknya berupaya mempromosikan potensi kuliner khas daerah ini ke sejumlah negara yang warganya paling banyak berkunjung ke Sumsel dengan memanfaatkan jaringan atau mitra kerja seperti biro perjalanan wisata, pengusaha hotel dan restoran yang ada di luar negeri.

Beberapa negara potensial pasar pariwisata provinsi ini yang menjadi target kegiatan promosi seperti Malaysia, Singapura, dan Australia.

“Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan Sumsel menjadi salah satu destinasi wisata kuliner sehingga jumlah kunjungan wisman yang rata-rata setiap bulannya 1.000 orang bisa meningkat drastis,” tambah Herlan.  (Antar